Gus Miftah Ajak Warga Stop Overthinking di Semarak Konser Gema Merah Putih Madiun

komunitas | 16 Mei 2026 07:37

 

Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji itu juga menyinggung fenomena perundungan di media sosial. Menurutnya, hinaan dan cacian tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan semangat untuk terus berkarya dan berbuat baik.

 

Ia kemudian membedakan karakter orang optimis dan pesimis. Menurutnya, orang optimis selalu melihat peluang di tengah masalah, sedangkan orang pesimis justru melihat masalah dalam setiap peluang.

 

Salah satu pernyataan yang paling mendapat perhatian warga adalah analogi tentang “kupu-kupu dan kebun”.

 

“Jangan fokus mengejar kupu-kupu, tapi fokuslah kepada kebunmu. Kalau kebunmu sudah bagus dan indah, kupu-kupu mana yang tidak mau singgah?” katanya yang langsung disambut tepuk tangan warga.