Selain pesan motivasi, Gus Miftah juga mengangkat pentingnya persatuan melalui gerakan “Peluk Indonesia”. Ia menegaskan bahwa perbedaan bukan alasan untuk saling mencurigai, melainkan kekuatan untuk saling menguatkan sebagai sesama anak bangsa.
“Kita ini bangsa besar bukan karena sama, tetapi karena berbeda dan tetap bersama,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang menjaga suasana tetap kondusif dan penuh kebersamaan selama acara berlangsung.
Hari Wuryanto juga mendoakan 455 calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci agar diberi kelancaran dan menjadi haji mabrur.
“Dengan guyub rukun, insyaallah kita bisa membangun Kabupaten Madiun lebih baik,” katanya.
Acara kemudian ditutup dengan sesi interaktif bersama jemaah dan penampilan grup musik Aftershineyang sukses menghibur ribuan penonton hingga akhir kegiatan. (ivan)