Penampilan impresif juga ditunjukkan pemain SDN Pacarkeling V/186 B, Locita Waranggaini Olah Nismara, yang terpilih sebagai Best Player kategori KU 12 berkat performa konsistennya sepanjang turnamen.
Sementara itu, gelar juara kategori KU 10 berhasil diraih SDN Manukan Kulon setelah mengalahkan SDN Dr Sutomo V/327, juga lewat drama adu penalti.
Asprov PSSI Jawa Timur menilai kompetisi tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat pembinaan sepak bola putri usia dini di Jawa Timur.
Perwakilan Asprov PSSI Jawa Timur, Arief Anton Sujarwo, mengatakan MLSC menjadi ruang positif bagi atlet-atlet putri untuk berkembang melalui kompetisi yang rutin dan berkelanjutan.
“Dari sisi kompetisinya ini suatu langkah besar, karena atlet-atlet putri sudah memiliki jalur pembinaan yang nantinya berdampak baik terhadap sepak bola Jawa Timur, khususnya sepak bola wanita,” ujarnya usai penutupan turnamen.