Perempuan Aktif di Media Digital, Ancaman Kekerasan Siber Kian Mengintai

komunitas | 25 Mei 2026 20:21

Karena itu, menciptakan ruang digital yang sehat dan aman membutuhkan perubahan pola pikir, baik di tingkat individu, masyarakat, maupun kebijakan yang mendukung perlindungan perempuan di dunia maya.

Di akhir pernyataannya, Prof Myrta mengajak perempuan untuk tetap percaya diri dan tidak takut menyuarakan gagasan di ruang digital.

“Jangan biarkan rasa takut membuat diri mengecil. Dunia digital membutuhkan suara, karya, perspektif, dan keberadaan perempuan. Namun pada saat yang sama, penting juga untuk memahami bahwa menjaga diri di ruang digital bukan tanda lemah, melainkan bentuk kesadaran dan perlindungan diri,” pungkasnya. (frchn)