KONI Jatim Mulai Panaskan Mesin, Delapan Cabor Disiapkan Menuju PON Bela Diri

komunitas | 04 Juni 2026 08:07

 

Ia menegaskan, PON Bela Diri bukan menjadi tempat mencari pengalaman bertanding ataupun menambah jam terbang atlet. Ajang tersebut merupakan kompetisi prestasi yang menuntut daerah mengirimkan atlet terbaiknya.

 

“Tidak ada istilah mencari jam terbang di sini. Tempatnya ada di event-event sebelumnya. Rekrutmen atlet juga tidak bisa dilakukan secara mendadak. Harus ada rekam jejak yang berkelanjutan dan konsisten meraih kemenangan,” katanya.

 

Setelah rapat koordinasi, masing-masing cabor diminta meningkatkan intensitas latihan dan menjalankan program penguatan atlet sesuai kebutuhan. KONI Jatim juga akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan atlet melalui evaluasi rutin dan tes fisik.

 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh atlet yang diproyeksikan tampil di PON Bela Diri 2026 berada dalam kondisi terbaik saat memasuki masa pertandingan.

 

Dengan modal atlet-atlet yang telah memiliki pengalaman dan prestasi di tingkat nasional, KONI Jatim optimistis mampu menjadi salah satu kekuatan utama dalam perburuan medali.

 

“Ada beberapa cabor yang insyaallah menjadi andalan kami,” tutur Nabil.