Pengangguran Mengintai, Pemerintah Gelontorkan Rp26,34 Triliun Stimulus Ekonomi hingga Akhir Tahun

komunitas | 23 Juni 2026 18:15

Pengangguran Mengintai, Pemerintah Gelontorkan Rp26,34 Triliun Stimulus Ekonomi hingga Akhir Tahun
Dok setkabri

SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah kembali menggelontorkan stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi sepanjang 2026.

 

Paket kebijakan yang diumumkan pemerintah untuk kuartal II dan semester II tahun 2026 tersebut mencakup delapan program strategis yang menyasar sektor konsumsi, dunia usaha, ketenagakerjaan, hingga perlindungan daya beli masyarakat.

 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

 

"Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, pada kesempatan ini kami mengumumkan stimulus ekonomi di semester kedua. Sebagian besar sudah disampaikan sesudah rakortas dan sebagian lagi merupakan arahan Presiden," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/6/2026).

 

Pada pilar pertama yang berfokus pada konsumsi masyarakat dan dunia usaha, pemerintah memberikan sejumlah insentif, di antaranya tarif khusus Pajak Penghasilan (PPh) Final Royalti sebesar 1,5 persen bagi penulis.

 

Selain itu, pemerintah juga memberikan berbagai diskon transportasi untuk mendorong mobilitas masyarakat selama libur sekolah, Natal, dan Tahun Baru.

 

Program tersebut meliputi potongan harga tiket kereta api dan kapal Pelni sebesar 30 persen, pembebasan tarif jasa kepelabuhanan ASDP, serta subsidi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi.