SURABAYA, PustakaJC.co - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan musim kemarau 2026 tidak akan seberat periode kemarau ekstrem yang terjadi pada 2015 maupun 2023 akibat fenomena El Nino kuat. Pemerintah pun optimistis produksi pangan nasional tetap terjaga dan target swasembada pangan dapat dipertahankan.
Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan berdasarkan pemantauan data iklim dari BMKG dan satelit NOAA, kondisi kemarau tahun ini masih berada dalam kategori yang lebih terkendali dibandingkan dua periode sebelumnya yang sempat memberikan tekanan besar terhadap sektor pertanian.
"Kalau melihat data yang kami pantau setiap hari, kondisi 2026 tidak seberat 2015 dan juga tidak seberat 2023. Yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, bukan menimbulkan kekhawatiran berlebihan," kata Suwandi.
Menurutnya, sektor pangan menjadi salah satu fondasi utama ketahanan nasional sehingga pemerintah terus memperkuat berbagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak perubahan iklim.
Ia menegaskan bahwa menjaga ketersediaan pangan bukan hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga bagian penting dari menjaga kedaulatan bangsa.