Menurutnya, kepercayaan tersebut akan terus dijaga melalui peningkatan kualitas layanan, inovasi yang berkelanjutan, dan penguatan tata kelola perusahaan. Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti bahwa strategi transformasi bisnis yang dijalankan Bank Jatim mampu menghasilkan pertumbuhan yang sehat dan meningkatkan daya saing perusahaan di tingkat nasional.
Bank Jatim juga berkomitmen memperkuat transformasi digital, memperluas kolaborasi bisnis, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah guna memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian Jawa Timur maupun Indonesia.
Dari sisi kinerja, hingga Maret 2026 penyaluran kredit Bank Jatim secara konsolidasi mencapai Rp109,22 triliun atau tumbuh 40,85 persen secara tahunan (year on year/YoY). Total aset perseroan juga meningkat 38,85 persen menjadi Rp164,07 triliun.
Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 37,59 persen YoY dari Rp89,25 triliun pada kuartal I 2025 menjadi Rp122,80 triliun pada periode yang sama tahun ini.
Kinerja positif juga tercermin pada bank only. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, Bank Jatim menyalurkan kredit sebesar Rp65,97 triliun dengan total aset mencapai Rp101,06 triliun. Perseroan juga membukukan laba bersih sebesar Rp377 miliar.