SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Bank Indonesia (BI) Jawa Timur menegaskan komitmen memperkuat iklim investasi yang berkualitas sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Stabilitas ekonomi, ketahanan pangan, hingga percepatan penyelesaian berbagai hambatan investasi menjadi fokus utama untuk menjaga daya saing daerah.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, mengatakan stabilitas makroekonomi merupakan modal penting dalam membangun kepercayaan investor. Menurutnya, investor lebih mengutamakan daerah yang mampu merespons tantangan secara cepat, menjalin kolaborasi, dan memiliki komitmen kuat untuk terus berbenah. Dilansir dari antaranews.com, Kamis, (7/4/2026).
“Investor tidak mencari daerah yang sempurna. Investor mencari daerah yang responsif, kolaboratif, dan memiliki komitmen kuat untuk terus memperbaiki diri,” kata Ibrahim di Surabaya, Kamis (2/7).
Ia menjelaskan, stabilitas ekonomi Jawa Timur didukung oleh pembangunan infrastruktur yang terus berkembang serta struktur ekonomi yang tangguh. Kondisi tersebut membuat Jawa Timur tetap menjadi salah satu tujuan investasi yang menarik, terutama sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia Timur.