Kemacetan Ketapang-Gilimanuk Tekan Pendapatan PO Bus hingga 40 Persen

komunitas | 13 Juli 2026 07:39

Kemacetan Ketapang-Gilimanuk Tekan Pendapatan PO Bus hingga 40 Persen
Ketua DPD Organda Jawa Timur, Firmansyah Mustafa. (dok kompas)

BANYUWANGI, PustakaJC.co – Kemacetan yang kerap terjadi di jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk berdampak besar terhadap sektor transportasi darat. Selain mengganggu jadwal perjalanan, kondisi tersebut juga menyebabkan penurunan pendapatan perusahaan otobus (PO) yang melayani rute menuju Bali.

 

Ketua DPD Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) Jawa Timur, Firmansyah Mustafa, mengatakan antrean panjang yang sebelumnya identik dengan masa libur panjang kini terjadi lebih sering dan mengacaukan jadwal keberangkatan maupun kedatangan bus. Dilansir dari kompas.com, Senin, (13/7/2026).

 

Menurutnya, keterlambatan perjalanan berdampak langsung pada kenyamanan penumpang. Jadwal yang telah disusun operator bus menjadi tidak menentu karena kendaraan harus menghabiskan waktu berjam-jam di antrean menuju pelabuhan.

 

“Banyak sekali akhirnya jadwal mereka jadi kacau. Yang harusnya pagi masuk di Bali untuk sarapan pagi, akhirnya berubah menjadi sarapan siang. Bahkan ada yang sampai jadi makan malam,” ujar Firmansyah usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor ASDP Ketapang, Minggu, (12/7/2026).