Harga Telur di Batu Turun Jadi Rp19.300 per Kg, Peternak Tertekan Kenaikan Biaya Pakan

komunitas | 01 Agustus 2026 09:35

Harga Telur di Batu Turun Jadi Rp19.300 per Kg, Peternak Tertekan Kenaikan Biaya Pakan
Seorang peternak memanen telur ayam di dalam kandang petelur. (dok kompas)

BATU, PustakaJC.co – Peternak ayam petelur di Kota Batu kembali menghadapi tekanan akibat turunnya harga jual telur yang tidak diimbangi dengan penurunan biaya produksi. Kondisi tersebut membuat keuntungan peternak semakin menipis, bahkan sebagian di antaranya mengaku hampir tidak memperoleh laba apabila masih harus membayar tenaga kerja.

 

Salah seorang peternak ayam petelur di Kota Batu, Sotya Hanief, mengatakan harga telur di tingkat peternak saat ini hanya berkisar Rp19.300 per kilogram. Nilai tersebut mengalami penurunan dibandingkan pertengahan Juli 2026 yang sempat menyentuh kisaran Rp23.000 per kilogram. Dilansir dari kompas.com, Sabtu, (1/8/2026).

 

Menurutnya, kenaikan harga pada pertengahan Juli hanya berlangsung singkat. Setelah itu harga kembali melemah karena daya serap pasar dinilai tidak mampu mengikuti kenaikan tersebut.

 

“Memang sempat naik, tetapi hanya sekitar dua hari. Kemungkinan pasar tidak kuat dengan harga itu sehingga penjualan ikut menurun,” ujarnya, Jumat, (31/7/2026).