Hingga akhir Juni 2026, total aset konsolidasi Bank Jatim mencapai Rp162,05 triliun atau meningkat 37,16 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp118,15 triliun.
Dari sisi penyaluran kredit, Bank Jatim juga mencatat pertumbuhan sebesar 41,68 persen YoY, dari Rp78,55 triliun pada Semester I 2025 menjadi Rp111,28 triliun pada Semester I 2026.
Selain itu, laba bersih konsolidasi Bank Jatim selama enam bulan pertama 2026 berhasil tumbuh 53,49 persen secara tahunan, dari Rp811 miliar menjadi sekitar Rp1,2 triliun.
Pertumbuhan aset, kredit, dan laba tersebut mencerminkan efektivitas strategi kolaborasi yang dijalankan Bank Jatim bersama anggota KUB. Perseroan optimistis sinergi yang terus diperkuat akan mendukung terciptanya ekosistem perbankan daerah yang semakin tangguh, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. (ivan)