SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendukung penyelenggaraan Okezone National Championship (ONC) 2026 sebagai wadah pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda di bidang futsal.
Dukungan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin saat mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam pembukaan ONC 2026 di GOR Futsal Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Surabaya, Sabtu, (8/8/2026).
Sherlita mengapresiasi penyelenggaraan ONC yang memberikan ruang kepada pelajar untuk menyalurkan energi secara positif melalui olahraga. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari ekosistem yang sehat bagi generasi muda sekaligus mendorong mereka mengembangkan hobi dan prestasi. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Minggu, (9/8/2026).
“Kami sangat berterima kasih kepada ONC atas apa yang sudah dilakukan sebagai bentuk upaya memberi ruang kepada adik-adik kita untuk menyalurkan energinya yang luar biasa melalui kegiatan futsal,” ujar Sherlita.
Ia menilai olahraga menjadi salah satu ruang positif bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital. Sebagai Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita menyebut masyarakat setiap hari dihadapkan pada berbagai informasi mengenai dampak penggunaan ruang digital, baik positif maupun negatif.
Karena itu, keterlibatan pelajar dalam kegiatan olahraga dinilai menjadi pilihan positif untuk menyalurkan energi secara sehat sekaligus membangun karakter.
“Ini menjadi suatu ekosistem yang sehat karena adik-adik sudah memilih untuk mengikuti olahraga dalam menyalurkan energinya dengan cara yang luar biasa,” katanya.
Sherlita juga menyoroti perkembangan prestasi futsal Indonesia di tingkat internasional. Timnas Futsal Putra Indonesia berhasil menjadi runner-up Piala Asia Futsal 2026. Sementara berdasarkan FIFA Futsal Men’s World Ranking per 8 Mei 2026, Indonesia berada di peringkat ke-14 dunia.
Menurut Sherlita, capaian tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan futsal sejak usia muda. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, semakin banyak talenta dari Jawa Timur diharapkan mampu berkontribusi terhadap prestasi futsal Indonesia di tingkat internasional.
“Harapannya talenta-talenta hebat ini bisa mendukung prestasi nasional Indonesia di dunia,” tuturnya.
Pemprov Jatim, lanjut Sherlita, akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga yang menjadi bagian dari pembinaan generasi muda. Ruang-ruang tersebut dinilai penting agar pelajar dapat menyalurkan hobi sekaligus mengembangkan potensi dan prestasinya.
“Insyaallah Jawa Timur akan terus mendukung setiap kegiatan olahraga yang diadakan sebagai bentuk pembinaan sekaligus memberi ruang kepada adik-adik semua dalam menyalurkan hobi dan prestasinya,” katanya.
Sherlita juga berharap ONC dapat kembali digelar di Jawa Timur pada 2027 sehingga semakin banyak talenta muda yang memperoleh kesempatan untuk berkembang dan mengharumkan nama daerah maupun Indonesia.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Okezone Masirom mengatakan ONC 2026 merupakan penyelenggaraan pertama yang digelar secara nasional. Tahun ini, kompetisi berlangsung di empat kota, yakni Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung.
Peserta terbaik dari masing-masing kota selanjutnya akan melanjutkan persaingan pada grand final yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Oktober 2026. Dua peserta terbaik dari setiap lokasi akan memperoleh kesempatan tampil di babak final.
“Tahun ini kita menggelar di empat kota, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung. Nanti finalis peringkat satu dan dua akan bertanding di grand final yang akan kita lakukan di Jakarta pada bulan Oktober,” jelasnya.
Masirom menambahkan, ONC 2026 juga melibatkan tim talent scouting, termasuk Coach Felix, untuk memantau potensi para pemain muda. Penyelenggaraan turnamen dilakukan melalui koordinasi dengan Federasi Futsal Indonesia (FFI).
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaring atlet-atlet muda potensial yang dapat berkembang ke jenjang profesional maupun memperkuat Timnas Futsal Indonesia.
“Kami berkoordinasi dengan FFI untuk menggelar turnamen ini. Karena itu kami melibatkan tim talent scouting. Harapannya dari turnamen-turnamen ini bisa menjaring atlet-atlet potensial yang nanti suatu saat bisa berkontribusi pada perkembangan futsal di Indonesia,” ungkapnya.
Masirom mengatakan ONC direncanakan menjadi agenda tahunan. Pada penyelenggaraan berikutnya, cakupan kompetisi juga akan diperluas dengan menjangkau kota-kota di luar Pulau Jawa. (ivan)