Talenta Komunikasi Masa Depan Dituntut Tak Sekadar Membuat Konten

komunitas | 16 Agustus 2026 08:04

Talenta Komunikasi Masa Depan Dituntut Tak Sekadar Membuat Konten
Suasana Wisuda XXIX Stikosa AWS di Surabaya saat Kepala Diskominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin menyampaikan orasi ilmiah tentang tantangan talenta komunikasi di era kecerdasan buatan. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menekankan pentingnya talenta komunikasi masa depan untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan kecerdasan buatan (AI) tanpa meninggalkan etika dan nilai kemanusiaan.

 

Pesan tersebut disampaikan Sherlita saat memberikan orasi ilmiah dalam Wisuda XXIX Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS) Tahun Akademik 2026/2027 di Surabaya, Sabtu, (15/8/2026).

 

Dalam orasi bertema “Merawat Makna di Tengah Banjir Informasi: Talenta Komunikasi Masa Depan dalam Era Hiperealitas, Hiper-Informasi, Hiper-Konektivitas, dan AI” itu, Sherlita menyebut perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat memproduksi dan menerima informasi. Dilansir darj kominfojatim.go.id, Minggu, (16/8/2026).

 

Menurutnya, AI kini mampu menghasilkan teks, gambar, suara, video, analisis hingga simulasi yang dapat membentuk representasi mengenai realitas.

 

Kondisi tersebut membuat tantangan komunikasi tidak lagi sebatas bagaimana mendapatkan informasi. Lebih dari itu, masyarakat perlu mampu menentukan informasi yang benar, relevan dan memiliki makna.

 

“Talenta komunikasi masa depan harus mampu memahami ekosistem informasi, membaca konteks, serta membedakan fakta, representasi, dan interpretasi,” ujar Sherlita.