Tujuh Atlet Hapkido Jatim Disiapkan Rebut Dua Medali Emas

komunitas | 23 Agustus 2026 12:26

Tujuh Atlet Hapkido Jatim Disiapkan Rebut Dua Medali Emas
Training seminar Hapkido berlangsung di Surabaya. (dok suarasurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co — Tim Hapkido Jawa Timur menyiapkan tujuh atlet untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido di Lampung dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri di Sulawesi Utara. Jatim membidik dua medali emas dari dua ajang tersebut.

 

Pelatih Hapkido Jatim Angga Galih Hermanto mengatakan, tujuh atlet tersebut terdiri atas empat atlet nomor Daeryun atau kelas tarung dan tiga atlet nomor Seni, baik kategori tunggal maupun berpasangan. Dilansir dari suarasurabaya.net, Minggu, (23/8/2026).

 

“Dalam waktu dekat kita mempersiapkan dua event. Pemusatan latihan dilakukan di Kota Malang karena memiliki fasilitas latihan yang memadai, serta menjadi daerah asal sebagian besar atlet,” kata Angga dalam Special Hoshinsul Training for Competition di Surabaya, Sabtu, (22/8/2026).

 

 

Kejurnas Hapkido dijadwalkan berlangsung di Lampung pada 25-27 September 2026. Sementara PON Bela Diri di Sulawesi Utara diperkirakan digelar pada pekan ketiga Oktober 2026.

 

Angga menyebut kondisi fisik dan jam terbang atlet menjadi pekerjaan rumah yang masih terus dibenahi. Menurutnya, persaingan antardaerah semakin ketat sehingga para atlet Jatim harus mempersiapkan diri secara maksimal.

 

“PR terbesar kondisi fisik atlet. Kemudian jam terbang yang harus kita siapkan juga harus lebih banyak, karena provinsi-provinsi lain sudah sangat bagus juga, tidak bisa diremehkan,” ujarnya.

 

Pada nomor Daeryun, Jawa Barat dan Sulawesi Utara menjadi dua daerah yang diwaspadai. Sementara pada nomor Seni, Daerah Istimewa Yogyakarta dinilai sebagai salah satu pesaing terberat.

 

Tim pelatih juga telah mempelajari karakter serta kekuatan calon lawan untuk menentukan strategi yang akan diterapkan dalam pertandingan.

 

“Kami mempersiapkan beberapa strategi untuk menghadapi mereka nantinya,” kata Angga.

 

 

Target dua medali emas tersebut sekaligus menjadi upaya mempertahankan pencapaian Hapkido Jatim pada Kejurnas Hapkido di Surabaya pada 2025 yang menghasilkan dua medali emas.

 

“Kami ingin mempertahankan itu. Kalau nanti ternyata hasilnya lebih baik, itu yang kami usahakan. Tapi kami tidak ingin terlalu muluk-muluk dulu karena ini juga atlet-atlet lama dan atlet-atlet baru yang kami persiapkan,” tuturnya.

 

Selain atlet, peningkatan kualitas juga dilakukan terhadap pelatih Hapkido dari berbagai daerah di Jawa Timur. Pelatihan diberikan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan pemahaman dalam menghadapi pertandingan.

 

Penyelenggara pelatihan, Hans Susanto, mengatakan atlet mendapatkan pembelajaran lebih detail mengenai teknik agar dapat meminimalkan kesalahan saat bertanding. Sementara pelatih mendapatkan materi mengenai cara menganalisis dan mengoreksi teknik atlet.

 

“Kalau untuk atlet, mereka di sini akan belajar hal-hal detail mengenai teknik-teknik supaya waktu nanti di kejuaraan tidak ada salah gerakan,” katanya.

 

Dengan persiapan fisik, peningkatan jam terbang, pematangan teknik, serta pemetaan kekuatan lawan, Hapkido Jatim berharap tujuh atlet yang disiapkan mampu bersaing dan memenuhi target dua medali emas pada dua ajang nasional tersebut. (ivan)