Dalam sambutannya, Jenderal TNI (Purn.) Agum Gumelar menegaskan bahwa wayang kulit memuat nilai-nilai filosofis kehidupan yang mendalam, bukan sekadar sarana hiburan semata.
"Melestarikan budaya berarti menjaga jati diri dan kehormatan bangsa. Jangan biarkan warisan leluhur hilang ditelan zaman. Tugas kita adalah mengenalkannya kepada generasi muda," ujar Agum.
Prosesi pembukaan ditandai dengan penyerahan tokoh wayang Bima oleh Dalang Ki Anom Dwijokangko kepada pengurus DPP Pepabri, disusul penyerahan Gunungan secara simbolis oleh Agum Gumelar kepada dalang.
Mengangkat lakon Banjaran Bima,