SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur masa khidmat 2025-2030 untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era digital.
Menurut Khofifah, MUI memiliki posisi strategis sebagai pilar penyejuk dan benteng moral masyarakat di tengah perkembangan teknologi yang membawa berbagai dampak bagi kehidupan sosial dan keagamaan. Dilansir dari antaranews.com, Selasa, (14/3/2026).
“Kami meyakini, di bawah kepemimpinan yang baru, MUI Jatim akan terus menjadi pilar penyejuk, pembimbing, sekaligus benteng moral bagi masyarakat Jawa Timur yang berkarakter, religius, moderat, dan majemuk,” kata Khofifah saat menghadiri pelantikan Pengurus MUI Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa, (14/7/2026).