Ketua NPCI Jawa Timur, Imam Kuncoro, menegaskan bahwa perubahan regulasi tersebut merupakan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan prestasi olahraga disabilitas Jawa Timur di masa depan. Khusus kategori 10–19 tahun, kebijakan ini juga menjadi kelanjutan dari program pencarian bibit atlet "Mendobrak Batas".
"Pembinaan olahraga tidak cukup hanya memikirkan siapa yang mampu bertanding hari ini. Kita juga harus memikirkan siapa yang akan membawa Jawa Timur lima atau sepuluh tahun yang akan datang," ujar Imam.
Melalui kebijakan ini, NPCI Jatim berkomitmen menyediakan ruang kompetisi tahunan bagi atlet usia pelajar untuk melengkapi ajang dua tahunan seperti Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda).