Catatan Profesionalisme Wartawan dan Pesan Keberkahan Rezeki dari Ustadz Liem

komunitas | 28 September 2026 20:33

 

Ia menceritakan bagaimana para perawi masa lalu mencatat ucapan dan tindakan Rasulullah SAW di atas daun kurma atau tulang dengan segala keterbatasan. Kendati alatnya sederhana, kekuatan utama dari catatan tersebut terletak pada kebenaran informsinya.

 

Belajar dari ketelitian perawi hadis, Ustadz Liem menekankan pentingnya jurnalis masa kini untuk memegang teguh etika. Wartawan yang baik adalah mereka yang berani menyajikan berita berdasarkan fakta murni, bukan pesanan atau manipulasi.

"Tidak ada istilah '86'—yang buruk dijadikan baik atau sebaliknya demi mendapat imbalan tertentu," kelakarnya yang disambut tawa hadirin.

 

Integritas wartawan, lanjutnya, diuji dari komitmennya dalam melakukan verifikasi data, menjalankan konfirmasi secara berimbang (tabayun), serta tidak goyah oleh iming-iming materi.