JAKARTA, PustakaJC.co - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi mengumumkan susunan kepengurusan masa khidmah 2026–2031 di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026). Dari total 210 pengurus harian yang ditetapkan, kepengurusan periode ini mengukir sejarah baru dengan merangkul dua tokoh aktif dari kelompok penyandang disabilitas ke dalam jajaran jajaran kepengurusan inti.
Kedua sosok tersebut adalah Gufroni Sakaril, yang dipercaya mengemban amanah sebagai salah satu Ketua PBNU, serta Dr. Bahrul Fuad—yang akrab disapa Cak Fu—sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU. Dilansir dari nu.or.id, Kamis, (1/10/2026).
Katib Aam PBNU Prof. Muhammad Nuh menyampaikan bahwa masuknya keterwakilan kelompok disabilitas dalam jajaran pimpinan PBNU merupakan komitmen nyata organisasi dalam mendorong prinsip kesetaraan dan inklusivitas di tubuh Nahdlatul Ulama.
"Alhamdulillah, di kepengurusan sekarang ini ada saudara-saudara kita yang mewakili kelompok disabilitas," ujar Prof. Nuh di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu, (30/9/2026).