SURABAYA, PustakaJC.co - Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengprov POSSI) Jawa Timur mulai tancap gas menyiapkan program penjaringan atlet potensial. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan awal menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) 2027.
Rangkaian kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun 2026 hingga 2027 mendatang akan dimanfaatkan penuh oleh jajaran pengurus dan pelatih sebagai ajang seleksi serta pemantauan kemampuan atlet. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Selasa, (13/10/2026).
Ketua Pengprov POSSI Jatim, Mirza Muttaqien, menjelaskan bahwa ajang penjaringan akan dimulai dari beberapa ajang penting pada November hingga Desember 2026. Kejuaraan tersebut meliputi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur, PON Pantai di Ancol, Jakarta, serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Gubernur Jawa Timur.
“Kami di POSSI Jatim sangat gembira. Semakin banyak ajang kejuaraan, semakin baik bagi para atlet untuk mengukur hasil latihannya. Kaderisasi mulai dari tingkat pelajar lewat Popda hingga Porprov sangat penting untuk mencetak atlet-atlet yang siap diproyeksikan ke level PON,” ujar Mirza, Selasa, (13/10/2026).
Memasuki tahun 2027, proses pemantauan akan berlanjut pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur di Surabaya. Tak hanya itu, POSSI Jatim juga telah merencanakan penyelenggaraan kejuaraan nasional serta seleksi akhir yang akan digelar sebelum dan sesudah Ramadan.
Mirza menyoroti peran strategis ajang PON Pantai dan Kejurnas Piala Gubernur Jatim. Khusus untuk Piala Gubernur Jatim, kompetisi ini diproyeksikan diikuti oleh sejumlah atlet terbaik dari seluruh penjuru Nusantara, sehingga menjadi tolok ukur yang tepat bagi atlet-atlet Jawa Timur.
“Ajang Piala Gubernur akan diikuti atlet nasional. Di sinilah kita bisa memetakan kekuatan dan mengukur kemampuan atlet Jatim. Seluruh hasil pemantauan dari Popda, Porprov, PON Pantai, hingga Kejurnas akan menjadi basis penyusunan tim Pusat Latihan Daerah (Puslatda) POSSI Jatim,” terangnya.
Hasil dari rangkaian kompetisi berjenjang tersebut bakal menjadi pertimbangan utama dalam menentukan komposisi akhir atlet yang masuk ke Puslatda. Seleksi final nantinya diselenggarakan untuk menetapkan skuad definitif kontingen Jawa Timur sebelum batas pendaftaran nama atlet untuk BK PON 2027 dibuka.
Di sisi lain, POSSI Jatim berharap jumlah nomor pertandingan untuk cabang olahraga selam pada PON mendatang tidak mengalami pengurangan dari pelaksanaan sebelumnya di Aceh dan Sumatera Utara. Bahkan, Mirza berharap ada peluang penambahan nomor pertandingan baru guna membuka kesempatan emas bagi para atlet untuk menyumbangkan medali bagi Jawa Timur.
Melalui persiapan komprehensif, kompetisi berjenjang, serta pemantauan yang berkelanjutan, POSSI Jatim optimistis mampu membentuk tim selam yang solid dan kompetitif demi mengamankan tiket menuju PON 2028 melalui fase kualifikasi pada 2027 mendatang. (ivan)