Perkuat Sport Science dan Beasiswa S3, Unesa-NPCI Jatim Dorong Atlet Paralimpik Mendunia

komunitas | 26 Oktober 2026 18:43

 

Menanggapi kebutuhan pembinaan modern, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyatakan kesiapannya untuk mendampingi NPCI Jatim melalui pendekatan ilmu pengetahuan olahraga (sport science).

 

Wakil Rektor IV Unesa Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi, Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, menjelaskan bahwa Unesa akan membantu mengumpulkan dan menganalisis data performa atlet. Pengolahan data berbasis sport science ini bertujuan untuk memetakan potensi fisik, kelemahan, serta peluang prestasi para atlet hingga ke level internasional.

 

Tidak hanya fokus pada capaian di arena olahraga, Unesa juga memberikan perhatian serius terhadap masa depan akademis para insan olahraga disabilitas. Unesa telah secara resmi mengirimkan surat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) terkait rencana pemberian beasiswa penuh untuk jenjang S1, S2, hingga S3. Beasiswa ini ditujukan bagi para atlet, pelatih, hingga ofisial yang terlibat dalam ajang Asian Para Games 2026.

 

"Ini bentuk komitmen kami sebagai lembaga pendidikan untuk mengawal keberadaan atlet-atlet itu. Mereka tidak hanya harus berprestasi di lapangan, tetapi kami juga mengawal pendidikannya sampai di level yang tertinggi," tegas Prof. Dwi Cahyo.

 

Melalui sinergi antara pembinaan berbasis sport science, integrasi kompetisi daerah, dan jaminan pendidikan, NPCI Jatim dan Unesa optimistis dapat melahirkan generasi atlet paralimpik yang berprestasi berkesinambungan serta memiliki masa depan yang sejahtera. (ivan)