Menurutnya, perbaikan jalan tidak lagi dilakukan secara tambal sulam, melainkan melalui pembangunan menyeluruh agar hasilnya lebih kuat dan bertahan lama. Pemkab Gresik ingin memastikan kualitas jalan benar-benar mantap dan tidak cepat rusak kembali.
Selain itu, Pemkab Gresik juga menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan dalam tiga tahun ke depan. Program tersebut mencakup pembenahan jalan, peningkatan fasilitas pendidikan, serta perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Alif menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, camat, hingga kepala desa menjadi kunci keberhasilan program ini. Mereka dinilai paling memahami kondisi lapangan dan kebutuhan prioritas masyarakat.
“Penentuan ruas jalan yang diperbaiki mempertimbangkan dampaknya terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama jalur distribusi usaha dan penghubung antarwilayah,” tegasnya.
Dengan dukungan anggaran besar tersebut, Pemkab Gresik menargetkan kondisi jalan di seluruh wilayah kabupaten masuk kategori mantap pada 2028. Percepatan pembangunan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi daerah. (ivan)