Revitalisasi Tuntas, Pedagang Pasar Sidayu Gresik Mulai Tempati Kios Baru Jelang Peresmian

gresik | 03 April 2026 20:35

Revitalisasi Tuntas, Pedagang Pasar Sidayu Gresik Mulai Tempati Kios Baru Jelang Peresmian
Istimewa: Kepala UPT Pasar Diskoperindag Gresik Muanan meninjau kepindahan pedagang di Pasar Sidayu. (dok Jawapos)

GRESIK, PustakaJC.co– Revitalisasi Pasar Sidayu yang dilakukan pascakebakaran pada 2024 kini telah rampung sepenuhnya. Para pedagang yang sebelumnya berjualan sementara di kawasan alun-alun mulai berangsur pindah ke bangunan pasar yang baru, Jumat (3/4/2026).

“Saat ini sudah ada transaksi, tetapi memang belum semua pedagang pindah. Kami dorong agar proses relokasi selesai pekan ini,” ujarnya. Hal tersebut dikutip dari Jawapos.com, Jumat (3/4/2026).

Aktivitas perdagangan di lokasi baru pun sudah mulai berjalan, meski belum sepenuhnya ramai seperti kondisi normal. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik menargetkan seluruh pedagang sudah menempati kios masing-masing paling lambat Minggu (5/4).

Kepala UPT Pasar Diskoperindag Gresik, Muanan, menyampaikan bahwa proses kepindahan terus dipercepat agar pasar dapat segera beroperasi optimal sebelum peresmian oleh Kementerian Perdagangan yang dijadwalkan pada 10 April mendatang.

Menurutnya, pasar sebenarnya telah siap ditempati sejak sebelum Ramadan. Namun, para pedagang memilih menunda kepindahan untuk menjaga stabilitas pelanggan selama bulan puasa.

Penataan kios dilakukan berdasarkan zonasi yang telah ditetapkan, seperti area basah di bagian belakang dan area kering di bagian depan. Sementara itu, deretan ruko di sisi depan diisi oleh pedagang non kebutuhan pokok.

Dari hasil revitalisasi, jumlah stan yang tersedia mencapai 413 unit dari total sebelumnya 528 stan. Kios-kios tersebut terdiri atas dua tipe ukuran, yakni 3x3 meter untuk bagian depan sebanyak 21 unit, serta 2x2 meter untuk area dalam pasar.

Pembangunan pasar ini menelan anggaran sebesar Rp 28 miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). Selain kios, fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, musala, toilet, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga pos keamanan juga telah disiapkan.

Dengan selesainya pembangunan ini, para pedagang berharap aktivitas ekonomi di Pasar Sidayu dapat kembali hidup dan menarik lebih banyak pengunjung.
(frcn)