Hingga saat ini, distribusi air bersih telah dilakukan ke lima desa yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
Dua desa berada di Kecamatan Sidayu, yakni Desa Randuboto dan Desa Srowo. Sementara tiga desa lainnya berada di Kecamatan Bungah, yakni Desa Kemangi, Desa Gumeng, dan Desa Pegundan.
Selain wilayah tersebut, BPBD Gresik juga menyiapkan distribusi air bersih ke Desa Tenggor, Kecamatan Balongpanggang. Desa tersebut masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan.
Untuk mendukung penyaluran air bersih, BPBD Gresik menyiapkan lima unit mobil tangki. Masing-masing armada memiliki kapasitas sekitar 5.000 liter air.
Dukungan penanganan kekeringan juga diperkuat melalui tambahan anggaran sebesar Rp104 juta dalam Perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan penanganan kekeringan, termasuk penambahan stok air.