GRESIK, PustakaJC.co – Akses utama penghubung ruas Ngemboh–Dalegan hingga wilayah Kecamatan Panceng kini kembali normal. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, meresmikan pengerjaan ulang Jembatan Cabean di Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah, pada Selasa (29/9/2026).
Pembangunan kembali struktur jembatan yang sempat ambrol dan rusak parah tersebut merealisasikan komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari PT Orela Shipyard. Infrastruktur krusial ini berhasil dirampungkan hanya dalam kurun waktu satu bulan. Dilansir dari gresiksatu.com, Rabu, (30/9/2026).
Direktur Repair dan Fasilitas PT Orela Shipyard, Indrio Nugroho, menyatakan bahwa proyek rekonstruksi ini difokuskan untuk memulihkan mobilitas harian serta konektivitas antar-desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Bagi kami, ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat agar memberikan dampak positif jangka panjang," ujar Indrio usai peresmian, Selasa (29/9/2026).
Ia juga mengajak warga setempat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara fasilitas publik tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani memberikan apresiasi atas langkah responsif sektor swasta tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur daerah yang merata membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
"Industri tidak akan bisa berkembang jika lingkungan sekitarnya tidak ikut maju. Warga di sekitar kawasan industri harus menjadi pihak pertama yang merasakan manfaat dari pertumbuhan ekonomi," tegas Gus Yani.
Gus Yani menambahkan, Pemkab Gresik terus memprioritaskan alokasi penataan infrastruktur jalan dan jembatan. Pada tahun anggaran 2026, pemkab telah mengalokasikan dana hampir Rp200 miliar yang difokuskan pada perbaikan jalan poros desa, jalan lingkungan, hingga ruas jalan kabupaten secara bertahap.
Acara peresmian Jembatan Cabean turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Ujungpangkah, Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Gresik dr. Shinta Puspitasari Asluchul Alif, Sekretaris Diskoperindag Gresik Sofwan Hadi, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. (ivan)