Wabup Gresik Dorong Administrator Birokrasi Adaptif dan Inovatif

gresik | 16 Desember 2025 06:05

Wabup Gresik Dorong Administrator Birokrasi Adaptif dan Inovatif
Wabup Gresik Asluchul Alif saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrato. (dok bhirawa)

GRESIK, PustakaJC.co – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa pejabat administrator memiliki peran strategis sebagai pengelola, pengawas, dan penanggung jawab pelaksanaan kebijakan agar berjalan efektif dan efisien.

 

Penegasan tersebut disampaikan saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan X Tahun 2025 pola kemitraan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur di Hotel Khas Gresik, Senin, (15/12/2025).

 

Pelatihan ini diikuti 27 peserta dari berbagai OPD di lingkungan Pemkab Gresik, terdiri dari 13 peserta laki-laki dan 14 peserta perempuan. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Selasa, (16/12/2025).

 

Menurut Wabup Alif, kompleksitas pelayanan publik menuntut pejabat administrator untuk memiliki kemampuan adaptif dan solutif dalam menghadapi dinamika birokrasi. Hasil pelatihan, lanjutnya, tidak boleh berhenti pada tataran teori, tetapi harus diwujudkan melalui inovasi nyata yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik.

 

“Pejabat administrator adalah ujung tombak organisasi. Inovasi yang lahir dari unit kerja harus mampu menjawab kebutuhan dan keresahan masyarakat,” ujar Wabup Alif.

 

 

 

Selama pelatihan, peserta dibekali materi Diagnostic Reading, yakni kemampuan membaca kondisi organisasi untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perubahan. Kemampuan ini dinilai penting untuk menyelesaikan persoalan sekaligus meningkatkan kinerja organisasi.

 

Wabup Alif juga menekankan pentingnya komitmen berkelanjutan dalam menjalankan aksi perubahan. Menurutnya, menjaga dan merawat program yang sudah berjalan dengan baik sering kali lebih sulit dibanding memulainya.

 

“Diperlukan komitmen pribadi, kolektif, serta dukungan iklim organisasi agar perubahan berjalan konsisten dan berkelanjutan,” tegasnya.

 

 

 

Sementara itu, mewakili Kepala BPSDM Jawa Timur, Jonathan Judianto menyampaikan bahwa PKA dirancang untuk membentuk pejabat administrator yang kompeten, transformasional, dan mampu menghadirkan inovasi pelayanan publik.

 

Ia mengapresiasi capaian peserta PKA Angkatan X yang dinilai melampaui target BPSDM. Menurutnya, kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tetapi juga keteladanan dalam organisasi maupun masyarakat.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala BKPSDM Agung Endro, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Gresik. (ivan)