PNBP Lampaui Target, Kinerja KSOP Kelas II Gresik Tunjukkan Tren Positif Sepanjang 2025

gresik | 02 Januari 2026 18:57

PNBP Lampaui Target, Kinerja KSOP Kelas II Gresik Tunjukkan Tren Positif Sepanjang 2025
Kepala KSOP Kelas II Gresik Capt Herbert EP Marpaung saat memaparkan capaian kinerja positif di sepanjang tahun 2025. (dok gresiksatu)

GRESIK, PustakaJC.co - Kinerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif. Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bahkan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala KSOP Kelas II Gresik, Capt Herbert EP Marpaung, saat memaparkan Expose Kinerja Pelabuhan di Aula Pelindo Gresik, Kamis, (1/1/2026).

 

Sepanjang 2025, jumlah layanan yang diberikan KSOP Kelas II Gresik tercatat mencapai 122.136 layanan atau meningkat 13 persen dibandingkan tahun 2024. Layanan tersebut meliputi pengawasan dan pelayanan pada Seksi Status Hukum dan Sertifikat Kapal (SHSK), seperti ramp check, e-Pas Kecil, pengawasan kapal, hingga akta pendaftaran kapal penangkap ikan. Dilansir dari gresikjatu.com, Jumat, (2/1/2026).

 

Sementara itu, kinerja Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut (Lala) dan Usaha Kepelabuhanan juga menunjukkan peningkatan. Aktivitas bongkar muat barang, baik curah kering, curah cair, muatan umum, kayu log, besi pancang, hingga komoditas lainnya, terus mengalami pertumbuhan.

 

“Total bongkar muat dalam dan luar negeri selama 2025 mencapai 32.739.262 ton. Angka ini naik sekitar 2 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 31.966.030 ton,” ujar Herbert.

 

 

 

Dari sisi penumpang, jumlah keberangkatan dari Pelabuhan Gresik selama 2025 mencapai 53.846 orang atau naik 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 49.141 orang. Secara keseluruhan, total penumpang naik dan turun tercatat 105.910 orang, meningkat 9 persen dibandingkan 2024.

 

Kunjungan kapal juga mengalami kenaikan. Sepanjang 2025 tercatat 9.833 kunjungan kapal, naik 5 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 9.347 kunjungan.

 

Capaian paling menonjol datang dari sektor PNBP. KSOP Kelas II Gresik berhasil merealisasikan PNBP sebesar Rp71.211.701.787 atau setara 101,94 persen dari target sebesar Rp69.873.198.000.

 

Selain kinerja layanan dan pendapatan, KSOP Kelas II Gresik juga menjalankan berbagai inovasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di antaranya program Selasa Kamis Ngukur, Gerai e-Pas Kecil, sosialisasi keselamatan pelayaran melalui pembagian life jacket kepada nelayan, kegiatan Ngopi Isuk Nelayan dan KLM, serta penguatan kompetensi tenaga kerja kepelabuhanan.

 

“Inovasi lain yang terus kami dorong adalah program Ojo Lali dan Media Monitoring sebagai bentuk respons terhadap isu yang berkembang di masyarakat sekaligus untuk mengoptimalkan tugas dan fungsi KSOP,” jelas Herbert.

 

 

 

Dalam aspek keselamatan dan keamanan pelayaran, KSOP Kelas II Gresik mengoptimalkan Maritime Command Centre (MCC) untuk pemantauan pergerakan kapal secara berkala melalui aplikasi I-Motion Kementerian Perhubungan, CCTV, prakiraan cuaca, serta komunikasi VHF dengan terminal dan kapal.

 

Menjelang periode libur tertentu, KSOP juga rutin mendirikan Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta akan kembali melakukan pengamanan serupa pada masa angkutan Lebaran.

 

“Ke depan, fokus kami adalah memperkuat pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, percepatan pelayanan, peningkatan PNBP, penataan aset BMN, serta penguatan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.

 

 

Sementara itu, Branch Manager Pelindo Multi Terminal Gresik, Sutopo, menyampaikan tingkat pemanfaatan fasilitas kepelabuhanan menunjukkan capaian positif. Tingkat pemanfaatan dermaga atau Berth Occupancy Ratio (BOR) ditargetkan 65 persen dengan realisasi 50,59 persen, sedangkan Yard Occupancy Ratio (YOR) ditargetkan 70 persen dengan realisasi 55,80 persen.

 

“Kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas fasilitas guna mendukung pelayanan kapal penumpang maupun kapal barang di Pelabuhan Gresik,” ujarnya. (ivan)