Layanan mobil listrik ini akan melayani warga di tiga desa, yakni Manyar Sidomukti, Manyar Sidorukun, dan Manyarejo. Di wilayah tersebut terdapat delapan kelompok kifayah dengan ukuran keranda yang berbeda-beda.
“Saat ini mobil masih dalam tahap penyesuaian agar semua jenis keranda bisa digunakan. Kami data dulu ukurannya, lalu dimodifikasi supaya semuanya bisa masuk,” kata Abdul Mu’id.
Ke depan, layanan ini akan dilengkapi sopir dan tim pendukung. Mobil akan menjemput jenazah dari rumah duka, dibawa ke masjid untuk proses pemulasaraan, lalu diantar ke makam.
“Layanan ini khusus untuk warga Manyar dan tidak dipungut biaya. Semoga benar-benar bermanfaat dan meringankan beban masyarakat di saat berduka,” pungkasnya. (ivan)