Damkar Surabaya Perkuat Armada, Robot Pemadam dan Mobil Hazmat Siap Hadapi Risiko Ekstrem

surabaya | 26 Desember 2025 13:46

Damkar Surabaya Perkuat Armada, Robot Pemadam dan Mobil Hazmat Siap Hadapi Risiko Ekstrem
Damkar Surabaya kini mempunyai Robot Pemadam dan Mobil Hazmat yang canggih. (dok jawapos)

 

SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran berisiko tinggi. Terbaru, Damkar Surabaya kini dibekali robot pemadam kebakaran serta mobil Hazmat berteknologi canggih untuk melindungi keselamatan petugas di lapangan.

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, pengadaan armada tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan petugas bekerja dengan aman, terutama saat menangani kebakaran di kawasan industri atau lokasi yang mengandung bahan kimia berbahaya. Dilansir dari jawapos.com, Jumat, (26/12/2025).

 

“Kita sering menghadapi situasi berisiko tinggi. Karena itu, pemerintah menghadirkan robot pemadam dan mobil Hazmat agar petugas tidak selalu harus turun langsung ke area berbahaya,” ujar Eri, Kamis, (25/12/2025).

 

 

Ia menjelaskan, robot pemadam akan menjadi garda terdepan ketika kondisi tidak memungkinkan dimasuki manusia. Dengan sistem kendali jarak jauh, robot dapat melakukan pemadaman tanpa membahayakan personel.

 

Selain dua unit robot pemadam, Pemkot Surabaya juga menambah satu unit mobil Hazmat, tiga unit mobil pemadam berteknologi Compressed Air Foam System (CAFS) berkapasitas 3.000 liter, serta dua unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter.

 

Mobil Hazmat tersebut dilengkapi Hyperbaric Chamber yang berfungsi membantu pemulihan oksigen petugas setelah terpapar asap maupun zat kimia berbahaya.

 

“Setelah bertugas dan melepas baju Hazmat, petugas bisa langsung menjalani pemulihan. Keselamatan dan kesehatan mereka menjadi perhatian utama kami,” tegas Eri.

 

 

 

Sementara itu, Kepala DPKP Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani menyebut penggunaan robot pemadam menjadi langkah strategis menghadapi kebakaran dengan tingkat bahaya tinggi, seperti di gedung bertingkat, ruang bawah tanah, gudang amunisi, kilang minyak, hingga lokasi dengan ancaman bahan kimia dan ledakan.

 

Robot tersebut dirancang tahan air dan ledakan, mampu menanjak hingga kemiringan 42 derajat serta melewati rintangan setinggi 60 sentimeter. Jangkauan semprotannya pun mampu mencapai hingga 90 meter.

 

“Robot ini dilengkapi kamera pemantau, kamera pendeteksi panas, sensor gas berbahaya, serta sistem komunikasi dua arah untuk memudahkan koordinasi operator,” jelas Laksita.

 

Dengan penguatan armada berbasis teknologi ini, Pemkot Surabaya berharap penanganan kebakaran dan kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat, aman, dan efektif, sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai kota yang tangguh terhadap risiko bencana perkotaan. (ivan)