Malam Tahun Baru 2026 di Surabaya Diisi Doa Lintas Agama, Pemkot Ajak Warga Refleksi dan Empati

surabaya | 30 Desember 2025 18:43

 

Menurut Eri, kegiatan ini tidak dimaksudkan sekadar seremonial, melainkan menjadi ruang introspeksi bagi masyarakat dalam menyambut tahun yang baru. Ia mengajak warga menjadikan momentum pergantian tahun sebagai waktu untuk merenungi perjalanan hidup dan manfaat yang telah diberikan kepada sesama.

 

“Introspeksi itu penting. Setiap pergantian tahun usia kita bertambah. Sudah sejauh mana kita bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

 

Selain menggelar doa bersama, Pemkot Surabaya juga melarang penggunaan kembang api saat malam tahun baru. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati terhadap warga yang terdampak bencana banjir di sejumlah daerah.

 

“Kita ingin punya rasa empati. Saudara-saudara kita sedang mengalami musibah. Karena itu, kami melarang perayaan yang berlebihan seperti kembang api,” tegas Eri.