SURABAYA, PustakaJC.co - Di tengah berbagai persoalan perkotaan yang belum sepenuhnya terselesaikan, warga Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik masih menunjukkan satu sikap yang sama: bertahan untuk tetap percaya. Meski lelah, suara publik di tiga daerah tersebut belum sepenuhnya padam.
Hal itu tergambar dari berbagai respons warga yang masuk melalui question box Instagram @suarasurabayamedia selama periode 25–28 Desember 2025. Ribuan tanggapan yang dianalisis secara kualitatif menunjukkan pola serupa: warga masih mau berbicara, mengeluh, mengkritik, sekaligus berharap adanya perbaikan nyata dari pemerintah. Dilansir dari suarasurabaya.net, Senin, (29/12/2025).
Analisis dilakukan dengan pengelompokan isu dan emosi publik, dibantu teknologi kecerdasan buatan untuk membaca kecenderungan tema dan nada. Namun, penafsiran akhir tetap dilakukan secara editorial dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kepekaan jurnalistik.
Sejumlah persoalan yang disuarakan sebenarnya bukan hal baru. Mulai dari kualitas lingkungan yang menurun, pelayanan publik yang dinilai lamban dan tidak konsisten, hingga tata kota yang dianggap belum adil. Warga juga menyoroti penegakan aturan yang kerap terasa tegas ke bawah, tetapi longgar ke atas.