Eri menegaskan, pembinaan tidak berhenti di liga kampung. Talenta terbaik akan naik level melalui kompetisi antar kampung hingga masuk mess Karanggayam untuk mengikuti pelatihan khusus selama satu hingga dua pekan.
“Jadi tidak terputus di Liga Kampung. Ada jalur jelas, berjenjang, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kolaborasi antara Pemkot Surabaya dan Persebaya diyakini menjadi kunci lahirnya talenta sepak bola unggulan daerah. Kedekatan emosional klub dengan kota diharapkan memupuk motivasi dan mimpi besar generasi muda.
“Persebaya dan Kota Surabaya tidak bisa dipisahkan. Dari sinilah talenta Surabaya akan terus lahir,”pungkas Eri. (ivan)