SURABAYA, PustakaJC.co – Waron Hospital menghadirkan layanan Robotic Surgery sebagai standar baru pelayanan kesehatan sekaligus yang pertama di Surabaya. Teknologi ini diharapkan mampu menekan angka pasien Indonesia yang selama ini memilih berobat ke luar negeri.
Hospital Director Waron Hospital, dr. Nikolas Dwi Susanto, M.Kes, menyebut kehadiran bedah robotik merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan keahlian dokter-dokter spesialis di Surabaya. Dilansir dari suarasurabaya.net, Sabtu, (24/1/2026).
“Dokter-dokter di Surabaya sebenarnya sudah sangat kompeten. Namun tanpa dukungan teknologi yang tepat, potensi itu tidak akan maksimal dan pasien tetap memilih ke luar negeri,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat, (23/1/2026).
Teknologi robotic surgical system ini akan melayani pasien dari Surabaya hingga wilayah Indonesia Timur. Waron Hospital menegaskan komitmennya untuk menyediakan fasilitas berstandar internasional bagi para tenaga medis dan pasien.
Sementara itu, Jimmy Surjadarma, Branch Manager idsMED Eastern Indonesia, menjelaskan bahwa bedah robotik merupakan inovasi terbaru dalam sistem bedah minimal invasif.
Menurutnya, dari sisi dokter teknologi ini menawarkan visualisasi yang lebih jelas dan detail, serta kontrol tindakan operasi yang lebih stabil dan presisi. Sedangkan bagi pasien, risiko komplikasi dan pendarahan dapat ditekan karena sayatan operasi lebih kecil.
“Pasien juga akan merasa lebih nyaman, dengan proses pemulihan pasca-operasi yang lebih cepat,” katanya.
Untuk tahap awal, robotic surgery dapat digunakan pada berbagai kasus, mulai dari ginekologi, urologi, bedah digestif, torasik, hingga bedah umum.
Menjawab kekhawatiran masyarakat, dr. Nikolas menegaskan bahwa bedah robotik telah menjadi prosedur standar di banyak negara maju.
“Kami terus mengedukasi masyarakat bahwa layanan berstandar internasional kini sudah hadir di Surabaya dan aman digunakan,” tegasnya. (ivan)