Namun demikian, menurut Tjuk, klaim keberhasilan tersebut tetap harus diuji saat anomali cuaca ekstrem terjadi.
“Kita menunggu bukti, apakah kota-kota ini benar-benar terhindar dari banjir ketika cuaca ekstrem sedang menggila,” imbuhnya.
Ia menegaskan, banjir besar masih rutin melanda sejumlah kota di Jawa seperti Jakarta, Tangerang, Pekalongan, Tegal, Semarang, dan Demak. Sementara itu, Surabaya dinilai relatif lebih terkendali berkat manajemen Sungai Brantas yang menjaga Kali Surabaya, Kalimas, Kali Jagir, serta dukungan hampir 150 pompa banjir di dalam kota. (ivan)