Selain itu, Kali Greges dan Kali Branjangan juga berperan memecah aliran banjir menuju kawasan Teluk Lamong.
Didukung Infrastruktur Modern
Selain kekuatan sistem sungai alami, Surabaya juga diperkuat oleh infrastruktur pengendali banjir modern. Di antaranya busem kembar Morokrembangan, hampir 150 pompa banjir permanen, puluhan pompa air bergerak, hingga keterlibatan mobil pemadam kebakaran untuk menyedot genangan di titik rawan.
Pengelolaan sampah turut disebut sebagai faktor pendukung, melalui program waste to energy di TPA Benowo, keberadaan lebih dari 400 bank sampah, serta budaya memilah sampah dari rumah tangga yang terus dikembangkan.