Selain mengoperasikan pompa, petugas juga membersihkan sampah yang menyumbat saluran air dan melakukan pengerukan Kali Anak menggunakan alat berat. Langkah ini dinilai penting agar aliran air tetap lancar dan tidak tertahan di kawasan permukiman maupun pergudangan.
Pemkot Surabaya juga berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional dan instansi terkait agar dibangun rumah pompa permanen di kawasan Kalianak dan Osowilangun.
“Kami berharap tahun ini bisa dibangun rumah pompa permanen, sehingga penanganan rob bisa lebih maksimal,” kata Hidayat.
[halamqn]
Sementara itu, kepolisian membuka kembali jalur lalu lintas secara bertahap setelah ketinggian air turun hingga sekitar 10 sentimeter. Sekitar pukul 12.00 WIB, arus kendaraan dilaporkan kembali normal.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kawasan pesisir utara Surabaya masih rentan terdampak banjir rob, terutama saat pasang laut tinggi dan hujan deras terjadi bersamaan. Pemkot memastikan upaya mitigasi akan terus diperkuat untuk mencegah gangguan serupa di jalur vital ekonomi tersebut. (ivan)