Setiap kelompok pemuda wajib mengajukan proposal kegiatan yang berdampak nyata, baik dalam pengembangan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Proposal tersebut akan diseleksi di tingkat kecamatan sebelum dana disetujui dan dicairkan. Dana yang belum digunakan pada bulan sebelumnya juga dapat digabung dengan alokasi bulan berikutnya.
“Misalnya Januari belum diambil Rp5 juta, lalu Februari Rp5 juta, maka bisa digabung menjadi Rp10 juta untuk kegiatan yang lebih bermanfaat,” jelasnya.