Ia menjelaskan, sembilan tim tersebut dibagi dalam lima rayon dan setiap hari berpatroli memantau kondisi jalan di seluruh wilayah Surabaya. Jika ditemukan jalan berlubang, perbaikan langsung dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun membahayakan pengguna jalan.
“Kalau ada jalan berlubang dilaporkan, kemudian langsung ditindaklanjuti. Itu untuk percepatan perbaikan jalan supaya masyarakat tidak terlalu lama terganggu aktivitasnya,” tegasnya.
Selain patroli rutin, Satgas juga aktif menerima dan memantau laporan masyarakat melalui berbagai kanal resmi Pemkot Surabaya, termasuk aplikasi WargaKu dan layanan darurat 112.