Untuk memperkuat layanan, jumlah tim Satgas telah ditingkatkan dari lima menjadi sembilan tim, termasuk pembentukan Unit Reaksi Cepat (URC). Selain itu, DSDABM juga menyiapkan tiga tim tambahan yang bertugas pada malam hari, terutama selama Ramadan.
“Karena Ramadan biasanya aktivitas malam meningkat, kami siapkan tim khusus agar pelayanan tetap maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM Kota Surabaya, Dedy Purwito, menjelaskan setiap tim Satgas telah dilengkapi armada truk pengangkut hotmix, kendaraan pickup, serta peralatan pemadatan seperti stamper dan roller.
“Dalam sehari kita bisa menghabiskan 50 sampai 60 ton hotmix. Setiap tim membawa sekitar delapan sampai sembilan ton material untuk mempercepat perbaikan jalan berlubang,” katanya.