SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah Kota Surabaya berencana menghadirkan hunian vertikal berupa rumah susun sederhana milik (rusunami) yang ditujukan khusus bagi generasi Z. Program ini menjadi bagian dari strategi penyediaan hunian layak sekaligus menjawab kebutuhan tempat tinggal bagi masyarakat muda yang belum memiliki rumah. Rabu, (15/4/2026).
"Konsepnya berjenjang. Dari sewa bersubsidi, naik ke nonsubsidi, lalu ke kepemilikan melalui rusunami,” ujarnya, Demikian dikutip dari jawapos.com, (15/4/2026).
Sejumlah persiapan terus dimatangkan, mulai dari penentuan lahan hingga penyusunan desain proyek. Rencananya, pembangunan rusunami tersebut akan dilakukan di kawasan Rungkut dan Tambak Wedi.
Kepala DPRKPP Surabaya, Iman Krestian, menjelaskan bahwa konsep hunian yang disiapkan bersifat berjenjang. Mulai dari rusunawa bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), rusunawa nonsubsidi, hingga rusunami sebagai hunian kepemilikan.
Menurutnya, saat ini Pemkot telah memiliki rusunawa bersubsidi dengan tarif sewa terjangkau, bahkan berkisar hingga Rp150 ribu per bulan. Skema tersebut kemudian akan dilanjutkan dengan hunian nonsubsidi hingga rusunami yang dapat dimiliki masyarakat.
Ia menambahkan, tahap awal proyek saat ini difokuskan pada kesiapan lahan, finalisasi desain, serta perhitungan skema pendanaan bersama investor. Targetnya, seluruh aspek tersebut dapat rampung tahun ini agar pembangunan segera dimulai.
Program ini juga diperkuat dengan regulasi terbaru yang telah disahkan oleh DPRD bersama Pemkot Surabaya, yakni Peraturan Daerah tentang Hunian Layak. Aturan tersebut menjadi landasan dalam menjamin standar keamanan, kenyamanan, serta kesehatan lingkungan tempat tinggal warga.
Selain itu, Pemkot masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terkait dukungan untuk program hunian subsidi. Nantinya, kebijakan tersebut akan diintegrasikan dengan rencana pembangunan rusunami di Surabaya.
Dengan harga yang ditargetkan di bawah Rp500 juta, rusunami ini diharapkan menjadi solusi hunian terjangkau bagi generasi muda sekaligus mendorong kepemilikan rumah di kalangan Genz. (frcn)