8.000 Botol Air Zamzam Tiba di Asrama Haji Surabaya, Jemaah Haji 2026 Tetap Dapat Jatah 5 Liter

surabaya | 09 Mei 2026 19:31

8.000 Botol Air Zamzam Tiba di Asrama Haji Surabaya, Jemaah Haji 2026 Tetap Dapat Jatah 5 Liter
DISTRIBUSI ZAMZAM: Petugas mengangkut kardus berisi air zamzam di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. (dok radarsurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Distribusi air zamzam untuk jemaah haji Embarkasi Surabaya mulai dilakukan. Sebanyak 8.000 botol air zamzam dari Bandara Internasional King Abdulaziz tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Jumat malam, 8 Mei 2026. Sabtu, (9/5/2026).

“Hari ini sudah tiba sebanyak 8.000 botol. Selanjutnya akan terus berdatangan secara bertahap. Ada sekitar 11 kali penerbangan yang membawa zamzam, dengan rata-rata 4.000 botol per penerbangan,” ujar Yusuf Rahmani. Demikian dikutip dari radarsurabaya.jawapos.com, Sabtu, (9/5/2026).

Pengiriman perdana dilakukan menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines yang sebelumnya mengantar jemaah haji dari Surabaya menuju Jeddah. Saat kembali ke Surabaya tanpa penumpang, pesawat dimanfaatkan untuk mengangkut air zamzam.

Manajer Operasional Saudi Arabian Airlines, Yusuf Rahmani, mengatakan distribusi air zamzam akan dilakukan secara bertahap hingga 18 Mei 2026.

Ia menjelaskan, jumlah air zamzam yang dikirim disesuaikan dengan kuota jemaah dan petugas haji Embarkasi Surabaya yang mencapai 44.080 orang dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.

“Insyaallah paling lambat tanggal 18 Mei nanti distribusi sudah lengkap sesuai dengan kuota jemaah Embarkasi Surabaya,” katanya.

Yusuf menegaskan, jatah air zamzam hanya diberikan kepada jemaah yang benar-benar berangkat ke Tanah Suci. Namun, apabila ada jemaah yang wafat setelah tiba di Arab Saudi, hak atas air zamzam tetap diberikan kepada ahli waris.

“Jika jemaah sudah berangkat ke Tanah Suci lalu meninggal dunia di Madinah maupun Mekkah, maka jatah air zamzamnya tetap kami siapkan dan diserahkan kepada ahli warisnya,” jelasnya.

Pembagian air zamzam akan dilakukan saat jemaah kembali ke tanah air. Setelah keluar dari ruang kedatangan dan mengambil koper, jemaah dapat langsung membawa pulang air zamzam yang telah disiapkan.

Saat ini, seluruh pasokan air zamzam disimpan di gudang khusus di Gedung A Asrama Haji Surabaya dengan pengamanan ketat dan akses terbatas.

“Tempat ini sudah steril. Tidak sembarang orang bisa masuk ke sana, aksesnya hanya untuk pihak maskapai dan petugas PPIH,” tegas Yusuf.

Ia memastikan jumlah air zamzam yang diterima jemaah tahun ini tidak berubah dibanding tahun sebelumnya.

“Setiap jemaah tetap berhak mendapatkan 5 liter air zamzam,” pungkasnya. (frchn)