Eri Cahyadi Kebut Revitalisasi Pasar Keputran Selatan, Ditarget Rampung Akhir Agustus 2026

surabaya | 12 Mei 2026 20:58

Eri Cahyadi Kebut Revitalisasi Pasar Keputran Selatan, Ditarget Rampung Akhir Agustus 2026
PERBARUI PASAR – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung revitalisasi Pasar Keputran Selatan, Surabaya, Selasa (12/5/2026). Pasar yang berada di persimpangan Jalan Sulawesi dan Jalan Dinoyo itu dibenahi total dengan konsep lebih modern. Penjualan unggas hidup juga akan direlokasi ke tempat lain. (dok tribunjatim)

SURABAYA, PustakaJC.co – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung progres revitalisasi Pasar Keputran Selatan, Selasa (12/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia meminta kontraktor mempercepat pengerjaan agar pasar tradisional di kawasan Jalan Sulawesi dan Jalan Dinoyo itu dapat selesai lebih cepat dari jadwal semula.

Proyek revitalisasi yang dimulai pada April 2026 sebelumnya ditargetkan rampung pada 27 September 2026. Namun, Pemerintah Kota Surabaya berharap pembangunan dapat selesai pada akhir Agustus atau paling lambat pekan pertama September 2026 sebagai bagian dari momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Sampai saat ini seluruh pondasi sudah selesai. Jika pekerjaan struktur dapat dipercepat, maka tahap arsitektur juga bisa berjalan lebih cepat. Insyaallah akhir Agustus atau minggu pertama September sudah selesai,” ujar Eri Cahyadi. Demikian dikutip dari jatim.tribunnews.com, Selasa (12/5/2026).

Revitalisasi Pasar Keputran Selatan tidak hanya berfokus pada pembaruan fisik bangunan, tetapi juga pembenahan sistem perdagangan agar lebih bersih, sehat, dan sesuai regulasi. Salah satu perubahan utama adalah penyediaan area khusus untuk pemotongan unggas.

Menurut Eri, praktik penjualan dan pemotongan unggas hidup di area pasar selama ini menimbulkan persoalan limbah dan kebersihan lingkungan. Karena itu, konsep baru pasar akan memisahkan area penjualan dengan tempat pemotongan yang dilengkapi sistem pengelolaan limbah.

“Pasar seharusnya menjual daging dan produk olahan, bukan unggas hidup. Karena itu, kami siapkan lokasi khusus untuk pemotongan agar kebersihan lingkungan tetap terjaga,” jelasnya.

Direktur Utama PD Pasar Surya, Agus Priyo Akhirono, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan kontraktor untuk menambah tenaga kerja apabila diperlukan agar target percepatan pembangunan dapat tercapai.

Ia menegaskan, pengawasan proyek dilakukan melalui time schedule yang rinci sehingga progres pembangunan dapat dipantau bersama dan tetap berjalan sesuai rencana.

Melalui revitalisasi ini, Pasar Keputran Selatan diharapkan menjadi pasar modern yang lebih tertata, higienis, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja. (frchn)