Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Dalam waktu kurang dari 30 menit, rumah sakit langsung mengaktifkan prosedur tanggap darurat dengan menunjuk Incident Commander serta membentuk empat koordinator yang menangani pemadaman api, evakuasi pasien, pengamanan alat medis, dan penyelamatan dokumen penting.
Sebanyak 44 pasien dipindahkan ke sejumlah area pelayanan lain, di antaranya Ruang Observasi Intensif (ROI), High Care Unit (HCU) Graha Amerta, ruang buffer Instalasi Gawat Darurat (IGD), serta Intensive Care Unit (ICU) Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT).
Seluruh proses evakuasi dilakukan sesuai kondisi medis pasien dengan pendampingan tenaga kesehatan. Perawatan, pengobatan, dan terapi pasien tetap dilanjutkan oleh tim dokter dan perawat yang sama.
Dua pasien di Intensive Cardiac Care Unit (ICCU) yang menggunakan ventilator mendapat penanganan khusus dan dipindahkan ke ruang resusitasi IGD. Satu pasien berhasil distabilkan, sementara satu pasien lainnya meninggal dunia saat proses stabilisasi.