Surabaya Vaganza Jadi Kebanggaan Jatim Setelah Masuk Kharisma Event Nusantara 2026

surabaya | 17 Mei 2026 10:56

Surabaya Vaganza Jadi Kebanggaan Jatim Setelah Masuk Kharisma Event Nusantara 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat kegiatan Surabaya Vaganza. (dok antara)

SURABAYA, PustakaJC.co - Surabaya kembali mencatat prestasi di sektor pariwisata nasional. Event tahunan Surabaya Vaganza bertajuk Festival of Lights: Garden of Hope 2026 resmi masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

 

Masuknya Surabaya Vaganza ke dalam KEN 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kota Surabaya sekaligus masyarakat Jawa Timur. Event budaya yang digelar pada Sabtu, (16/5/2026) malam itu sukses menyedot perhatian ribuan warga hingga wisatawan dari berbagai daerah. Dilansir dari antaranews.com, Minggu, (17/5/2026).

 

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan antusiasme masyarakat terhadap Surabaya Vaganza tahun ini jauh melampaui ekspektasi. Tidak hanya warga lokal, wisatawan dari luar daerah hingga mancanegara turut hadir menikmati kemeriahan parade budaya tersebut.

 

“Luar biasa, di luar ekspektasi kami, karena tadi saya lihat ada yang dari mancanegara, ada yang dari Jember, Probolinggo, Semarang, dan ada yang dari luar Jawa. Ini menunjukkan bahwa warga antusias menunggu Surabaya Vaganza,” kata Eri di sela kegiatan.

 

 

Menurutnya, Surabaya Vaganza tahun ini terasa berbeda karena digelar pada malam hari dengan konsep parade cahaya yang memukau. Penampilan berbagai komunitas, kendaraan hias, atraksi budaya, hingga pesta kembang api sukses membuat suasana Kota Pahlawan semakin semarak.

 

Eri menyebut masuknya Surabaya Vaganza ke KEN 2026 menjadi hadiah istimewa pada Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya (HJKS). Selain berdampak pada sektor pariwisata, event tersebut juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

 

“Di Surabaya Vaganza semua komunitas ikut dan okupansi hotel naik, UMKM juga bergerak luar biasa,” ujarnya.

 

Ia mengungkapkan selama rangkaian agenda budaya berlangsung, kunjungan wisata ke Surabaya meningkat sekitar 12,5 persen. Sementara tingkat okupansi hotel mengalami kenaikan sekitar 4 persen.

 

“Surabaya Vaganza dan Rujak Uleg kemarin masuk KEN, ekonomi kita bergerak, naik semua,” tambahnya.

 

 

 

Pemerintah Kota Surabaya berharap Surabaya Vaganza tahun depan dapat digelar lebih meriah dengan partisipasi masyarakat yang semakin besar.

 

“Penutupannya luar biasa, top kembang apinya. Saya minta semuanya tahun depan ayo ikut semua, disukseskan acara Surabaya Vaganza,” kata Eri.

 

Sementara itu, Asisten Deputi Event Daerah Kemenpar RI Reza Fahlevi memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surabaya atas konsistensinya menghadirkan event berkualitas yang mampu memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

 

Menurut Reza, terpilihnya Surabaya Vaganza sebagai bagian dari KEN 2026 membuktikan bahwa event tersebut telah lolos proses kurasi nasional dan dinilai layak menjadi salah satu agenda unggulan Indonesia.

 

“Ini merupakan suatu bukti bahwa event ini telah terkurasi dari kegiatan-kegiatan terbaik yang ada di seluruh Indonesia,” ujarnya.

 

Kegiatan Surabaya Vaganza 2026 juga diikuti berbagai komunitas, Forkopimda, instansi pemerintah, hingga stakeholder di Kota Surabaya. Beberapa di antaranya Komunitas Egrang Surabaya, Universitas Airlangga, Bank Jatim, Gojek, serta sejumlah pelaku usaha dan BUMD di Kota Surabaya. (ivan)