SURABAYA, BeritaGov.id – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Surabaya mengembangkan pemanfaatan teknologi tepat guna sebagai strategi memperkuat pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Surabaya. Upaya tersebut diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Revitalisasi Kader Kesehatan dalam Pencegahan DBD yang dilaksanakan di Kelurahan Jambangan.
Program yang berlangsung sepanjang tahun 2026 ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan melibatkan kader kesehatan, Posyandu, Karang Taruna, serta pemerintah kelurahan setempat. Fokus kegiatan diarahkan pada penguatan layanan kesehatan primer berbasis masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, dan pemanfaatan teknologi sederhana yang mudah diterapkan warga.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Surabaya, Fitri Rochmalia, menjelaskan bahwa program tersebut lahir sebagai respons terhadap tingginya potensi kasus DBD di wilayah Jambangan yang juga kerap terdampak banjir saat musim penghujan.
"Kami sebagai institusi pendidikan memiliki kewajiban melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya melalui pengabdian kepada masyarakat. Melalui program Revitalisasi Kader Kesehatan dalam Pencegahan DBD, kami menerapkan teknologi tepat guna berupa biopori jumbo dan sumur resapan sebagai upaya mengurangi banjir sekaligus menekan risiko peningkatan kasus DBD," ujarnya.