Poltekkes Surabaya Andalkan Biopori Jumbo dan Sumur Resapan untuk Cegah DBD di Jambangan

surabaya | 14 Juni 2026 21:07

Menurut Fitri, sumur resapan yang dibangun tidak hanya berfungsi meningkatkan daya serap air dan mengurangi genangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai cadangan air saat musim kemarau. Bahkan, fasilitas tersebut dikembangkan sebagai media budidaya ikan lele yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

"Budidaya lele ini memberikan manfaat ekonomi karena hasilnya dapat diolah menjadi berbagai produk pangan seperti nugget maupun olahan lainnya. Jadi manfaat program ini tidak hanya untuk kesehatan lingkungan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan masyarakat," katanya.

Selain pembangunan sarana lingkungan, Poltekkes Surabaya juga memberikan pelatihan kepada kader kesehatan agar lebih aktif melakukan edukasi kepada masyarakat. Kader dibekali kemampuan menggerakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), melakukan penyuluhan dari rumah ke rumah, mengelola kelas ibu balita, hingga memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye kesehatan.

Fitri menambahkan, pembangunan sumur resapan telah dilakukan di beberapa RT di Kelurahan Jambangan dan akan terus diperluas ke wilayah lain yang masih rawan banjir.

"Kami berharap teknologi sederhana ini dapat diterapkan lebih luas sehingga masyarakat semakin mandiri dalam menjaga kesehatan lingkungan sekaligus mencegah DBD," ujarnya.