SURABAYA, PustakaJC.co – Jalan Tunjungan kembali bersiap menjadi pusat perhatian. Bukan karena hiruk pikuk kendaraan atau aktivitas perdagangan, melainkan karena ribuan peserta akan memadati kawasan ikonik tersebut dalam gelaran Surabaya Fashion Festival (SFF) 2026 yang menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.
Festival yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan ini diproyeksikan berlangsung lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah Kota Surabaya bersama Harian Memorandum menyiapkan parade busana kreatif berskala besar yang akan menghadirkan berbagai atraksi menarik di sepanjang koridor Jalan Tunjungan pada Minggu, 21 Juni 2026.
Tak hanya menampilkan parade kostum dan karya fashion kreatif, SFF 2026 juga akan diramaikan lomba drum band, baris-berbaris, hingga beragam pertunjukan pendukung yang siap menghibur masyarakat.
Keistimewaan lain dari penyelenggaraan tahun ini adalah integrasinya dengan agenda Car Free Day (CFD). Ribuan peserta dari berbagai kalangan dipastikan memadati kawasan Jalan Tunjungan sejak pagi untuk menampilkan kreativitas terbaik mereka di hadapan masyarakat.
Acara dijadwalkan dilepas langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, pada pukul 09.00 WIB. Setelah seremoni pembukaan, para peserta akan berjalan menuju Balai Kota Surabaya sambil memamerkan beragam kreasi busana yang unik, inovatif, dan penuh warna.
Kemeriahan festival diperkirakan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi ruang ekspresi bagi para kreator sekaligus memperkuat citra Surabaya sebagai kota yang kreatif, inovatif, dan kaya akan seni budaya.
Direktur Memorandum, Ahmad Syaiku, mengaku bangga karena kembali dipercaya Pemerintah Kota Surabaya untuk terlibat dalam penyelenggaraan salah satu agenda besar peringatan HJKS tahun ini.
Menurutnya, Surabaya Fashion Festival edisi kedua bukan sekadar parade sehari, melainkan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan secara matang sejak beberapa hari sebelumnya. Berbagai agenda pendukung telah disusun untuk semakin menyemarakkan perayaan ulang tahun Kota Pahlawan.
"Kami merasa sangat bangga atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan Pemkot Surabaya. Kami diberi amanah untuk ikut menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya yang ke-733," ujarnya.
Ahmad Syaiku juga mengajak seluruh masyarakat Surabaya dan daerah sekitarnya untuk turut hadir serta merasakan langsung kemeriahan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik utama perayaan HJKS tahun ini.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan sejarah baru bagi perayaan kota yang selama ini dikenal sebagai pusat perdagangan, pendidikan, dan kreativitas di Jawa Timur.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan acara. Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menyukseskan gelaran yang melibatkan ribuan peserta dan pengunjung.
Dengan konsep yang lebih besar, peserta yang lebih banyak, serta lokasi strategis di jantung Kota Surabaya, Surabaya Fashion Festival 2026 diharapkan menjadi salah satu puncak perayaan Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 sekaligus menjadi panggung kreativitas masyarakat yang mampu menarik perhatian publik dari berbagai daerah. (int)