Puti menjelaskan, buku tersebut disusun berdasarkan riset akademik yang mendalam dengan menelusuri berbagai arsip, perpustakaan, museum, hingga dokumen sejarah di Indonesia maupun Belanda.
"Karena disusun oleh para akademisi dan berbasis riset yang kuat, buku ini menjadi referensi yang cukup komprehensif untuk memahami perjalanan hidup Bung Karno, khususnya keterkaitannya dengan Kota Surabaya," ujarnya.
Sementara itu, Guru Besar Sejarah Perkotaan Universitas Airlangga, Prof. Purnawan Basundoro, menilai buku tersebut layak menjadi bacaan wajib bagi pelajar Surabaya karena mengangkat hubungan Bung Karno dengan Kota Pahlawan sejak kelahirannya hingga akhir hayatnya.
Menurutnya, pendekatan sejarah yang lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal siswa akan membuat pembelajaran sejarah menjadi lebih menarik sekaligus memperkuat identitas kebangsaan generasi muda Surabaya. (int)