Tanggul Lapindo Jebol di Porong, Warga Khawatir Lumpur Meluas

surabaya | 12 Juli 2026 07:33

 

Menanggapi kejadian tersebut, Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) langsung melakukan langkah penanganan darurat. Sejumlah ekskavator dikerahkan ke lokasi untuk menutup bagian tanggul yang bocor dan memperkuat area yang terdampak.

 

Seorang petugas lapangan PPLS menjelaskan bahwa pihaknya bergerak segera setelah menerima laporan dari masyarakat dan petugas di lapangan.

 

“Begitu mendapat informasi, kami langsung mengerahkan petugas keamanan dan menghubungi operator ekskavator untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

 

Selain melakukan penutupan tanggul, PPLS juga mengoperasikan empat kapal keruk untuk mengurangi volume lumpur di kolam penampungan. Dua unit kapal keruk ditempatkan di sisi utara dan timur, sementara dua unit lainnya beroperasi di Kolam 2 dan Kolam 5 sebelum material dialirkan menuju Kali Porong.

 

Langkah tersebut dilakukan untuk menurunkan ketinggian permukaan lumpur sekaligus mengurangi tekanan pada tanggul penahan. Petugas juga terus memantau kondisi tanggul guna memastikan tidak terjadi kebocoran susulan di titik lain.

 

Hingga Sabtu (11/7), proses penanganan masih berlangsung. PPLS memastikan seluruh sumber daya yang diperlukan telah disiagakan untuk menjaga keamanan tanggul dan mencegah aliran lumpur meluas ke jalur kereta api maupun Jalan Raya Porong. (ivan)